Program

 

 

Program adalah instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mencapai sasaran dan tujuan serta memperoleh alokasi anggaran atau kegiatan masyarakat  (Perda Kabupaten Tegal Nomor 8 Tahun 2008).

 

Kegiatan adalah bagiaan dari program yang dilaksanakan oleh satu atau beberapa SKPD sebagai bagian dari pencapaian sasaran yang terukur pada suatu program dan terdiri dari sekumpulan tindakan pengerahan sumber daya baik sumber daya manusia, barang modal termasuk peralatan dan teknologi ,dana atau kombinasi dari beberapa atau kesemua jenis sumber daya tersebut sebagai masukan (input)untuk menghasilkan keluaran(output)dalam bentuk barang atau jasa (Perda Kabupaten Tegal Nomor 8 Tahun 2008).

 

Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Misi II (Kedua) Pemerintah Kabupaten Tegal (RPJMD) tahun 2014-2019 sesuai padaMisi II (kedua) Pembangunan Pertanian Dinas Tanbunhut Kab. Tegal yaitu “Meningkatkan pengembangan kearifan lokal Kabupaten Tegal dalam bidang Pertanian Perkebunan dan Kehutanan”. Kebijakan Umum dan Program-Program Pembangunan Daerah dalam Misi ini dengan Tujuan Mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan ekonomi kerakyatan yang difokuskan pada sektor pertanian adalah:

 

A.    Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah pada Sasaran Meningkatnya produksi unggul pertanian, pertanian organik (pertanian akrab lingkungan)” adalah:

 

Kebijakan Umum:

 

1.      Membina kelompok petani (terutama organik) dan industri pendukungnya (pupuk, bibit, benih, industri pengolahan, jaringan pemasaran).

 

2.      Bekerjasama dengan Litbang Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Lembaga Penelitian, ataupun Universitas.

 

3.      Mempromosikan hasil produk pertanian.

 

4.      Menerapkan kebijakan penggunaan hasil pertanian lokal.

 

Program Pembangunan Daerah:

 

  • 1.      Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan dan Kehutanan.
  • 2.      Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan dan Kehutanan.
  • 3.      Program peningkatan pemasaran hasil produksi pertanian/perkebunan dan Kehutanan.
  • 4.      Program Peningkatan Ketahanan Pangan pertanian/perkebunan dan Kehutanan.

 

(Urusan: Pertanian/Perkebunan, Kehutanan; SKPD Pengampu: Dinas Tanbunhut)

 

 B.     Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah pada Sasaran Meningkatnya fasilitas perdagangan pertanian dan industri hasil pendukungnya” adalah:

 

Kebijakan Umum:

 

  • 1.      Mengidentifikasi origin-destination produk pertanian.
  • 2.      Mempromosikan hasil produk pertanian.
  • 3.      Membangun pasar pertanian.
  • 4.      Membangun dan menghidupkan fasilitas perdagangan produk industri pengolahan hasil pertanian dan industri pendukung sistem pertanian.

 

Program Pembangunan Daerah:

 

  • 1.      Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/ Perkebunan dan Kehutanan.
  • 2.      Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri .
  • 3.      Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor Hasil Produksi Pertanian/ Perkebunan dan Kehutanan.
  • 4.      Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negri Hasil Produksi Pertanian/ Perkebunan dan Kehutanan.

 

(Urusan: Pertanian/Perkebunan, Kehutanan;SKPD Pengampu: Dinas Tanbunhut)

 

 C.     Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah pada Sasaran Meningkatnya infrastruktur pertanian dan industri pendukungnya” adalah:

 

Kebijakan Umum:

 

  • Memprioritaskan pembangunan infrastruktur pertanian dan industri pendukungnya berdasarkan kebutuhan wilayah

 

Program Pembangunan Daerah:

 

  • Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya.

 

 (Urusan: Pertanian;SKPD Pengampu Dinas Tambunhut,).

 

 

 

D.    Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah pada Sasaran Revitalisasi kelembagaan pertanian” adalah:

 

Kebijakan Umum:

 

  • 1.      Menguatkan kelembagaan Kelompok Tani, dan Penyuluh
  • 2.      Meningkatkan kapasitas Penyuluh Pertanian, Perikanan, dan Peternakan.
  • 3.      Merekrut penyuluh swadaya (Non PNS)

 

Program Pembangunan Daerah:

 

  • 1.      Program Peningkatan Kesejahteraan Petani.
  • 2.      Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan.
  • 3.      Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan.

 

(Urusan: Pertanian, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

 

SKPD Pengampu: Dinas Tanbunhut dan BP4K).

 

E.     Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah pada Sasaran Meningkatnya penegakan hukum di bidang pelestarian lahan pertanian pangan berkelanjutan” adalah:

 

Kebijakan Umum:

 

  • 1.      Memasyarakatkan aturan mengenai lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).
  • 2.      Melakukan pemantauan lapangan mengenai lahan pertanian pangan berkelanjutan.
  • 3.      Memproses pelanggaran sesuai hukum yang berlaku.

 

Program Pembangunan Daerah:

 

  • 1.      Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH.
  • 2.      Program Penataan Peraturan Perundang-undangan.
  • 3.      Program Pengendalian Pemanfaatan Tata Ruang .
  • 4.      Program Peningkatan Ketahanan Pangan pertanian/perkebunan

 

 (Urusan: Tata ruang, Pemerintahan Umum, Pertanian; SKPD Pengampu: Setda, Bappeda, DPT, Dinas Tanbunhut, Satpol PP).

 

 

 

F.      Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah pada Sasaran Meningkatnya kapasitas litbang pertanian dan industri pendukungnya” adalah:

 

Kebijakan Umum:

 

  • 1. Bekerjasama dengan Litbang Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian Perindustrian, BPPT, Lembaga Penelitian, ataupun Universitas.
  • 2.   Mengidentifikasi kearifan lokal.
  • 3.    Menguatkan pusat difusi dan absorbsi inovasi pengembangan usaha pertanian.

 

Program Pembangunan Daerah:

 

  • 1.     Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/ Perkebunan dan Kehutanan.
  • 2.      Program Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi.

 

(Urusan: Pertanian; kehutanan SKPD Pengampu: Dinas Tanbunhut).

 

                                                                                                 

 

G.    Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah pada Sasaran Meningkatnya keterlibatan jejaring paseduluran dan CSR petani, peternak, dan nelayan di wilayah tertinggal” adalah:

 

Kebijakan Umum:

 

  •   Melakukan kontak secara kontinyu dan memberikan tawaran menarik bagi jejaring paseduluran dan perusahaan pemberi CSR.

 

Program Pembangunan Daerah:

 

  • 1.      Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/ Perkebunan dan Kehutanan.
  • 2.      Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/ Perkebunan dan Kehutanan.

 

(Urusan: Pertanian, Kehutanan;SKPD Pengampu: Dinas Tanbunhut, DKPP).

 

 

 

H.    Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah pada Sasaran Meningkatnya pemanfaatan TIK di bidang pertanian dan industri pendukungnya (telecenter eksisting: di Bojong dan Klinik Pertanian)” adalah:

 

Kebijakan Umum:

 

  • 1.      Membuat situs khusus bagi pengembangan pertanian di Kabupaten Tegal (pasar, pengalaman, ilmu).
  • 2.      Memelihara telecenter yang sudah berfungsi.
  • 3.      Menyiapkan sarana dan prasarana pendukung telecenter untuk pembangunan telecenter baru.
  • 4.      Menyiapkan SDM pendukung telecenter untuk pembangunan telecenter baru.
  • 5.      Memanfaatkan situs (dan jaringan media sosial) yang sudah ada.

 

Program Pembangunan Daerah:

 

  • 1.      Program Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa.
  • 2.      Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri.

 

(Urusan: Komunikasi dan Informasi, Perindustrian, Koperasi dan UKM;

 

SKPD Pengampu: Dinas Tanbunhut, Dishubkominfo, Dinas Perindag, Dinas Koperasi, UKM, Pasar).

 

 

 

I.       Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah pada Sasaran Meningkatnya kemitraan antara pengusaha besar dan petani.

 

Kebijakan Umum:

 

  •  Memastikan adanya konsep yang adil dalam kemitraan (inti-plasma atau sistem kemitraan lain).

 

Program Pembangunan Daerah:

 

  • 1.     Program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/ Perkebunan).
  • 2.     Program Peningkatan Kerjasama Antar Pemerintah Daerah.

 

(Urusan: Pertanian, Pemerintahan Umum

 

SKPD Pengampu: Dinas Tanbunhut, Setda).

 

 J. Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah pada Sasaran Bertumbuhnya pelaku baru usaha pertanian dan industri pendukungnya” adalah:

 

Kebijakan Umum:

 

  • 1.      Mempromosikan hasil produk pertanian dan industri pendukung pertanian.
  • 2.      Menerapkan kebijakan penggunaan hasil pertanian lokal dan produk industri pendukung sistem pertanian untuk kegiatan Pemerintah Daerah.
  • 3.      Bekerjasama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, BPPT, Lembaga Penelitian, ataupun Universitas.
  • 4.      Mendorong terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUB) dalam industri pengolahan hasil pertanian.
  • 5.      Mensinergikan industri pengolahan hasil pertanian ke belakang dan depan (backward dan forward linkage), yaitu pada kemandirian penyediaan bahan baku dan mempermudah akses pemasaran.
  • 6.      Mengupayakan adanya sistem kontrol kualitas untuk menjamin mutu produk.
  • 7.      Menjembatani komunikasi antara petani dengan pelaku industri pengolahan hasil pertanian dan pelaku industri pendukung sistem pertanian.

 

Program Pembangunan Daerah:

 

  • 1.      Program Peningkatan Kesejahteraan Petani
  • 2.      Program Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda.
  • 3.      Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah.
  • 4.      Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/ Perkebunan.
  • 5.      Program Pengembangan Sentra-Sentra Industri Potensial.
  • 6.      Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor.

 

 (Urusan: Pertanian, Kehutanan, Pemuda dan Olah Raga, Pemberdayaan Perempuan,Perindustrian, Perdagangan;

SKPD Pengampu: Dinas Tanbunhut, Dikpora, BPPKB, Dinas Perindag

 

Kebijakan

Kebijakan :

  1. Mendorong terwujudnya target rata-rata gabah 7,5 ton, dalam rangka mendukung peningkatan produksi.
  2. Perbaikan lahan pertanian dengan menggunakan pupuk organik
  3. Peningkatan pemanfaatan lahan pantai dan pekarangan dengan tanaman produktif

 

Sasaran

Sasaran :

  1. Meningkatkan ketersediaan bahan baku industri kecil
  2. Meningkatkan kepuasan masyarakat memperoleh pelayanan dan bimbingan.
  3. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pertanian berdasar teknologi spesifik lokasi
  4. Meningkatkan pendapatan masyarakat / petani melalui kerjasama usaha dan ikut mendorong perekonomian pedesaan

Tujuan

 

Tujuan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Tegal Tahun 2014 – 2019 adalah :

Pada Misi I(Kesatu).

Mewujudkan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia untuk mendukung birokrasi bersih dan responsif dalam pembangunan Pertanian Perkebunan dan Kehutanan.

Tujuan:

Mewujudkan aparatur yang kompeten yaitu memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap terpuji, dan diakui secara formal.

Sasaran:

1.Meningkatnya kapasitas dan disiplin pegawai agar terwujud aparatur yang bersih dan berwibawa.

2.Meningkatnya kualitas pelayanan aparatur birokrasi yang tanggap, ramah dan memuaskan kepada masyarakat.

3.Meningkatnya kualitas manajemen pemerintahan dengan sistem e-government.

4.Meningkatnya akuntabilitas dan tranparansi pengelolaan keuangan dan aset daerah.

Pada Misi II (Kedua)

Meningkatkan pengembangan kearifan lokal Kabupaten Tegal dalam bidang Pertanian Perkebunan dan Kehutanan.

Tujuan :

Mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan ekonomi kerakyatan yang difokuskan pada sektor pertanian perkebunan dan kehutanan.

Sasaran:

Sasaran dari tujuan ini adalah:

1.Meningkatnya produksi unggul pertanian, pertanian organik (pertanian akrab lingkungan)

2.Meningkatnya fasilitas perdagangan pertanian dan industri hasil pendukungnya.

3.Meningkatnya infrastruktur pertanian dan industri pendukungnya.

4.Revitalisasi kelembagaan pertanian.

5.Meningkatnya penegakan hukum Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

6.Meningkatnya kapastas litbang pertanian dan industri pendukungnya.

7.Meningkatnya keterlibatan jejaring jejaring paseduluran dan CSR petani di wilayah tertinggal.

8.Meningkatnya pemanfatan TIK di bidang pertanian dan industri pendukungnya.

9.Meningkatnya pengusaha besar dan petani.

10.Bertumbuhnya pelaku baru usaha pertanian dan industri pendukungnya.

Pada Misi III (Ketiga)

Mewujudkan peningkatan produksi, produktivitas dan mutu produk Pertanian Perkebunan dan Kehutanan.

Tujuan :

Mewujudkan peningkatan produksi, produktivitas dan mutu produk Pertanian Perkebunan dan Kehutanan.

Sasaran :

1.Meningkatnya Produksi dan Produktvitas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan.

2.Menerapkan kebijakan penggunaan hasil pertanian lokal dan produk industri pendukung sistem pertanian perkebunan dan kehutanan.

3.Meningkatnya Peran Kelembagaan Petani.

4.Meningkatnya Sikap, Keterampilan dan Pengetahuan Petani serta Pelaku Agribisnis

Pada Misi IV (Keempat)

Mendayagunakan dan menjaga fungsi Sumber Daya Pertanian Perkebunan dan Kehutanan melalui pengelolaan yang berkelanjutan.

Tujuan :

Mendayagunakan dan menjaga fungsi Sumber Daya Pertanian Perkebunan dan Kehutanan melalui pengelolaan yang berkelanjutan.

Sasaran :

1.Tertananamnya pohon pada lahan kritis dan kurang produktif, hutan lindung, hutan kota, turus jalan, daerah sumber mata air, sempadan pantai, sempadan sungai (DAS) dan sempadan waduk.

2.   Tertanganinya laju erosi dan sedimentasi.

Rencana Strategis